Ads 468x60px

Pages

Showing posts with label cinta. Show all posts
Showing posts with label cinta. Show all posts

Monday, February 20, 2012

Detik-detik Rasulullah saw menjelang sakratul maut

assalamualaikum.

Ada sebuah kisah tentang totalitas cinta yang dicontohkan Allah lewat kehidupan Rasul-Nya. Pagi itu, meski langit telah mulai menguning, burung-burung gurun enggan mengepakkan sayap.

Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbata memberikan petuah, "Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua hal pada kalian, sunnah dan Al Qur'an. Barang siapa mencintai sunnahku, bererti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan bersama-sama masuk syurga bersama aku."

Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang teduh menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan nafas dan tangisnya. Ustman menghela nafas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba.

"Rasulullah akan meninggalkan kita semua," desah hati semua sahabat kala itu. Manusia tercinta itu, hampir usai menunaikan tugasnya di dunia.

Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan sigap menangkap Rasulullah yang limbung saat turun dari mimbar.

Saat itu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu, kalau bisa. Matahari kian tinggi, tapi pintu Rasulullah masih tertutup. Sedang di dalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, "Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.

Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?" "Tak tahulah aku ayah, sepertinya ia baru sekali ini aku melihatnya," tutur Fatimah lembut.

Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Satu-satu bahagian wajahnya seolah hendak di kenang. "Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malakul maut," kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya.

Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tak ikut menyertai. Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap diatas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini.

"Jibril, jelaskan apa hakku nanti dihadapan Allah?" Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. "Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata jibril.

Tapi itu ternyata tak membuat Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan. "Engkau tidak senang mendengar khabar ini?" Tanya Jibril lagi. "Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?"

"Jangan khuwatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: 'Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada didalamnya," kata Jibril.

Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik Tampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini."

Lirih Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril membuang muka. "Jijikkah kau melihatku, hingga kaupalingkan wajahmu Jibril?" Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. " Siapakah yang tega, melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril.

Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik, karena sakit yang tak tertahankan lagi. "Ya Allah, dahsyat niat maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku." Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tak bergerak lagi. Bibirnya  bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan telinganya. "Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku, peliharalah solat dan santuni orang-orang lemah di antaramu."

Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. "Ummatii, ummatii, ummatiii?" - "Umatku, umatku, umatku"

Dan, pupuslah kembang hidup manusia mulia itu. Kini, mampukah kita mencinta sepertinya? Allahumma sholli 'ala Muhammad wa baarik wa salim 'alaihi

 * * *

Betapa cintanya Rasulullah kepada kita. Kirimkan kepada sahabat-2 muslim lainnya agar timbul kesedaran untuk mencintai Allah dan RasulNya, seperti Allah dan Rasulnya mencinta kita. Kerana sesungguhnya selain daripada itu hanyalah fana belaka.


wassalam.

Tuesday, October 11, 2011

Air mata.


assalamualaikum..



Ada dua titis air mata mengalir di sebuah sungai. Satu tits air mata itu menyapa air mata yang 1 lagi.

"saya air mata seorang gadis yang mencintai seorang lelaki tetapi kehilangannya. siapa kamu pula??"

jawab titis air mata yang ke dua itu "saya air mata seorang lelaki yang menyesal membiarkan seorang gadis yang mencintai saya berlalu begitu sahaja" -MAHATMA GHANDI.

Sunday, June 12, 2011

jangan terlalu mengejar yang SEMPURNA.


assalamualaikum



Jika engkau memancing ikan.. setelah ikan itu terlekat di mata kailmu, hendaklah kau mengambil ikan itu. Jangan sesekali kau melepaskannya semula kedalam air, kerana ia akan sakit dek bisa ketajaman mata kailmu dan ia mungkin akan menderita selagi ia masih hidup..

begitulah juga setelah kau memberi banyak pengharapan kepada seseorang, setelah dia mula menyayangimu, janganlah sesekali kau meninggalkan dia begitu sahaja kerana dia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan tak mungkin akan dapat melupakan segalanya selagi dia masih mengingatimu..

********************





Jika engkau menadah air, biarlah berpada.. Jangan terlalu berharap pada takungannya..dan menganggap ia begitu teguh. Cukuplah sekadar keperluanmu sahaja kerana apabila ia mula retak, tidak sukar untuk kau menampalnya dan membaikinya kembali.. dan bukan terus dibuang begitu sahaja..

begitulah juga jika kau memiliki seseorang, terimalah dia seadanya..jangan kau terlalu mengkaguminya.. dan menganggap dia begitu istimewa. Anggaplah dia manusia biasa kerana apabila dia melakukan kesilapan, tidaklah sukar tuk kau memaafkannya dan bukan menghukumnya dan meninggalkan dia begitu sahaja.

********************

jika kau memiliki sepinggan nasi yang pasti baik tuk kamu, berkhasiat dan mengenyangkan, mengapa engkau perlu berlengah lagi? cuba mencari makanan lain kerana terlalu ingin mengejar kelazatan. Kelak nasi itu akan basi sendiri dan kau tidak boleh menikmatinya lagi. kau akan menyesal.

begitulah juga jika kau telah bertemu dengan seseorang..yang boleh memberi kebahagiaan, menyayangi, mengasihi dan mencintai engkau sepenuh hati.. mengapa perlu berlengah lagi? cuba membandingkannya dengan yang lain. Kelak dia akan berjauh hati, dan kau akan kehilangannya apabila dia menjadi milik orang lain. Kau juga yang akan menyesal.

********************

oleh itu, jangan terlalu mengejar yang sempurna. Itu bukan faktor utama kebahagiaan. Begitu hidup ini, tiada yang abadi. yang patah tumbuh, yang hilang pasti kan berganti. namun yang berganti takkan mungkin sama seperti yang telah hilang.





wassalam..

Monday, April 11, 2011

PEREMPUAN ITU

sumber dari:
Dr. Cinta punya blog

ASSALAMUALAIKUM...


*Untuk para Adam yang pernah mengecewakan hati perempuan secara sengaja ataupun tidak sengaja. Juga kepada perempuan yang telah berjaya bangkit kembali. Chill~ =)


Jasad yang kamu pandang itu kini adalah perempuan itu. Seorang perempuan yang dahulunya engkau injak-injak, seorang perempuan yang dulu, hatinya engkau permainkan, seorang perempuan yang engkau pernah taburi banyak janji yang tidak engkau tepati, seorang perempuan yang engkau pandang sebelah mata, seorang perempuan yang engkau kira hanya bisa dibuat mainan, seorang perempuan yang pernah engkau kenyit mata, seorang perempuan yang bisa engkau buat seenaknya, seorang perempuan yang telah banyak engkau melakukan dosa, seorang perempuan yang engkau kira tidak bijak, seorang perempuan yang engkau pernah hancurkan masa depannya, seorang perempuan yang pernah engkau memberikan senyuman palsu buatnya, dan seorang perempuan yang hakikatnya engkau belum kenal siapa dirinya yang sebenar!


Engkau mengajak dia melakukan dosa, sedangkan engkau tahu dia perempuan mulia. Engkau pernah menghancurkan dia sedangkan engkau tahu dia perempuan terhormat. Engkau pernah menyakiti dia sedangkan engkau tahu bahawa dia perempuan berhati lembut. Engkau mengotori cintanya sedangkan engkau tahu cintanya suci. Engkau mempermainkan hatinya sedangkan engkau tahu dia perempuan hebat.



Sedarlah Adam, perempuan itu pernah membahagiakan kamu. Perempuan itu pernah membuatmu tersenyum. Perempuan itu pernah berjasa dalam hidupmu. Perempuan itu yang pernah bimbang kepadamu. Tapi, percuma saja perlakuan semua itu. Kerana engkau telah menukarkan perempuan hebat itu menjadi perempuan rosak akhlaknya.



Jika dia suatu masa dulu, naqibah terkenal mengajak manusia melakukan kebaikan dan meninggalkan kemungkaran, tapi setelah datangnya engkau, kata-kata dia hanya menjadi omongan kosong. Bicaranya tidak seiring tindakan. Jangan pernah lupa, perempuan terhormat itulah yang telah engkau cabut kehormatannya. Jika suatu masa dulu, dia seorang perempuan yang mementingkan ukhuwah dengan sahabat-sahabatnya, tapi setelah adanya engkau, dia menjadi kera sumbang, menjadi perahsia terhadap mereka. Jangan pernah lupa, perempuan ceria itulah yang engkau telah ragut keceriaannya.







Dan, setelah engkau rasa dia tidak berguna lagi dalam hidupmu, setelah engkau rasa dia tidak layak lagi menjadi pendampingmu. Setelah engkau merasa bosan dengan perempuan itu, lalu, engkau membuangnya bagai membuang sampah di dalam tong sampah. Engkau tidak tahu cara terhormat untuk membuang dia dari hidupmu. Sedangkan engkau tahu, setelah tindakan ‘pembuangan’ mu itu akan mengundang aib terbesarmu; iaitu, menghancurkan seorang perempuan terhormat! Dan sejak detik itu, engkau sering merasa berdosa, maka berdosalah dengan Allah. Pintalah keampunan dari-Nya. Tapi jangan pernah engkau lupa, kemaafan perempuan itu ternyata lebih penting. krn Tuhan tidak akan memaafkan kamu sebelum kamu mendapat kemaafan perempuan itu terlebih dahulu.


Suatu masa dulu, berani saja engkau memperkotak-katikkan dirinya, tetapi sekarang jangan pernah engkau berani lagi, kerana perempuan itu suatu masa dulu yang engkau pernah kenal, tidak sama lagi. Dia memasang misi tertinggi; Memburu cinta Illahi. Tidak perlu engkau sapa dia, hanya kerana ingin membuatkan diamengingatkan insan berdosa seperti kamu. Tidak perlu engkau memberi senyuman manis kepada dia, sedangkan senyuman itu akan membawa satu bencana dalam hatinya. Tidak perlu lagi engkau hubungi dia kerana di hatinya tidak ada lagi dirimu, yang ada hanya DIA. Perempuan itu kembali menjadi terhormat, malah lebih baik dari dulu. Sungguh, dia sangkakan ribut kan berpanjangan, rupa-rupanya Allah datangkan pelangi. =)

cantik kan??





Sunday, April 10, 2011

just sharing

assalamulaikum...


Many people say, "Don’t ever stay with a guy who makes you cry cause the one who is, won't ever do so”.


But I've learned that on one night, when the moon asked me "If he hurts and makes you cry so much why don’t you leave him?"


I would answer... "Moon, could you ever leave your sky after what the sky did to you?"


I bet the moon will speechless then.